Malam itu Pegel-Pegel…

Hari ini aku berniat untuk menjenguk seseorang yang sedang sakit. Aku iseng-iseng aja nanya, seperti biasa aku dengan sok perhatian telpon. “Hey, gimana? Uda sehat?? Tadi uda ke dokter?” tanyaku sok khawatir.

“Iya, tadi uda ke dokter, belum sehat ini masih panas.” jawabnya manja dan kurang perhatian.

“Lho gimana kok masih sakit, uda makan belum?” tanyaku lagi sok perhatian campur sebel, “Kok manja banget, gak mau makan juga”…Huh..! pikirku dalam hati.

“Iya, nih lidahku gak enak buat makan.” jawabnya lemah.

Hmmm….bikin sebel, disuruh makan gak mau, tapi pengen sembuh. “Ya uda mau apa ntar takbelikan? Mau Burger? Pizza? atau ayam+nasi?” tanyaku pura2. Takpikir juga basa-basi, dia juga gak mau itu. Tapi ternyata…

“Ya udah beli’in aku buah yaaa?” pintanya.

Oh,…what?!? Padahal basa-basi… Dasar tuh orang gak ada sungkan-sungkannya. Hehehehe…. Senjata makan tuan…

Akhirnya sepulang bekerja, aku menyempatkan diri ke salah satu department store dekat kantor, dan itu agak jauh pula. Sebel juga, tapi demi kesembuhannya. Ya sudahlah gak pa pa..=D

Aku berjalan dengan gontai melewati kerumunan orang dan banyak penjual sedang menjajakan barangnya. Apalagi aku membawa laptop, jadi semakin berat. Setelah itu, aku naik kopaja menuju ke kontrakannya.

Dalam perjalanan, aku juga sempat tertidur, karena macet dan memang perjalanannya sangat jauh. Kira-kira menempuh 60 menit, apalagi ditambah macet. Aku tertidur, sampai miring-miring. Tapi ya udah lah, kan gak bakal ketemu lagi dengan orang-orang yang ada di kopaja. Habisnya ngantuk banget. Untungnya aku gak “keblabasan”. Aku beli nasi padang dan susu.

Setelah itu sampai juga ke kontrakan dia. Kulihat dia yang lemah tak berdaya dan berjalan dengan gontai, membukakan pintu. Dia senang sekali dengan buah yang aku bawakan. Aku juga senang melihatnya, karena aku sudah susah payah membelinya. Perasaan basa-basi sudah gak ada. ternyata memang benar, dia sedang tidak enak makan. Kupaksa untuk makan nasi malah aku yang balik dimarahin.

Walah yo wes… Aku tinggal makan sendiri. Akhirnya teman2 satu kontrakannya pulang semua.

“Emang kamu beneran sakit tah? kok gak kelihatan?wakakakak”. Tanya salah satu temannya dengan retoris, sambil menggoda. Tapi memang tidak seperti sakit dan memang dia jarang sakit juga.

Kemudian aku undur diri, karena takut keburu malam, setelah sholat magrib aku langsung pulang. Aku sangat lelah berjalan sambil membawa laptop.

Saat di kopaja dalam perjalanan pulang, karena macet, aku tidak sengaja lagi tertidur. Dalam pertengahan perjalanan aku terbangun, dan kulihat cardiganku basah, karena ternyata aku ngiler….wew…wakakakakak. Sontak aku malu sekali, saking capeknya sampai gak sadar. Perjalanan hampir sampai ke kost. Aku yang agak ngantuk, dan turun dari kopaja. Celingak-celinguk kok kaya’nya berbeda dengan tempat biasanya. Ternyata aku terlalu cepat untuk turun kopaja. Aku kaget karena tempat itu sepi sekali, kuberanikan diri untuk tetap jalan ke arah jalanku pulang, karena kalau mau jalan terlalu jauh, tapi kalau naik kopaja pun terlalu dekat. Akhirnya aku jalan lagi dengan membawa laptop yang berat.Huhuhuhuhu….

Sesampai di kost aku beli es dan minum minuman kaleng. Fuuuiih….Capeknya…

Punggung ku sakit, encok, pegel2 banget!

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s