Di Antara Cita-cita dan Loyalitas

Ada rasa bangga aku bekerja di sini, aku bekerja sebagai abdi negara. Ada kekaguman pada diri aku terpilih menjadi salah satunya. Ada keinginan untuk selalu menerapkan ilmu setinggi-tingginya. Namun ada pula rasa kecewa pada sebuah sistem yang ada. Kadang ada rasa ingin mengakhiri semuanya. Namun saat semua terlihat samar aku tak kuasa untuk melangkah menentukan apa yang harus aku lakukan. Hanya ingin menunggu waktu, yang mungkin akan datang. Bukan hanya urusan materi belaka. Karena dalam hatiku sejak awal aku menginjakan kaki di sini, tak pernah terbersitpun hal itu. Karena semua sudah ada yang mengatur. Aku mungkin yang terlalu serius memikirkan itu. Namun, kadang ada sesuatu yang mendorong agar tetap di sini. Namun, aku punya cita-cita lain yang ingin aku capai. Aku ingin ada pencapaian dalam hidup, menjadi orang berguna dan bermanfaat. Aku ingin ada di setiap bumi ini berputar, aku ingin ada di setiap waktu yang berdetak. Walau memang berat menjalani dilema seperti ini.

Aku tak ingin menyesal di kemudian hari. Dan beruntung aku bersama orang yang selalu mengerti. Walau kadang pikiranku berubah-ubah. Aku tak ingin suatu saat jika aku tua, aku hanya duduk di sana. Aku ingin selalu bergerak secara fleksibel. Dan kali ini, aku mengambil langkah yang tak biasa, karena aku yakin aku ingin meraih cita-citaku itu. Semoga dengan perubahan kecil ini, aku bisa mengakhirinya dan mengawalinya dengan indah.

Amin.

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s