Amin.. dg senyum =)

Beginilaaah kalo suami gak ada, kurang kerjaan. Alhasil, ngenetlah pilihanku… Aku harus bisa mengalihkan pikiranku supaya tidak mengganggunya. Karena kadang suamiku Bete kalo2 aku telp malam2 hanya untuk ngomong gak penting. Padahal penting juga lho komunikasi….Ya memang kerjanya overtime kadang, sampe malem, dan kerjaan selalu numpuk. Tidak seperti kerjaku yang hanya duduk manis di kursi.

Oh ya kabar gembiraaaa sekali uda lama gak posting, Alhaaaaamdulillaaaah aku hamil, ini uda minggu ke 27, insyallah prediksinya kaya gt. Deg2an pastinya… tapi saaaaangaat happy… setelah penantian 9-10 bln blm diberi kepercayaan…

Kalo ingat sebelum itu, sempat aku hampir down karena blm hamil juga, byk juga yg ngasih saran ini-itulah, minum ini-itu, gaya apa aja, nanya2 tiap hari “uda hamil?” (ini pertanyaan basa-basi yg menohok, kalo setiap hari selama 9-10 bln), nanya kita nunda punya anak.. dan sampai capek menjawab. Tapi yang jelas gak ngaruh ama kita berdua, tetep aja yg namanya khafillah berlalu…hehehehe (gaya banget!) Dan sekarang kalo ditanya apa rahasianya. “Gak tau karena semua dicoba”, jadi gak tau mana yg bikin berhasil.

Akhirnya jadi sadar juga, aku tidak akan menanyakan hal basa-basi itu ke temen2 ku yg baru menikah atau sudah lama menikah. Tanya basa-basi yg lain seperti “gimana rasanya nikah?” “uda bisa masak apa aja?” (sama kok aku juga gak bisa masak selain masak air) hehehe

Waktu itu juga kita uda bingung mau tes kandungan dan suami tes sperma, alhamdulillah aku baik2 aja, sel telur matang dan sempurna, tapi suamiku agak enggan tes sperma… Hampir aja waktu itu, aku bersikeras agar suamiku tes, hahaha berarti aku curiga ya?? Uda sempet browsing tes sperma dimana. Tapi…=)

Dan setiap sholat jamaah doa kami selalu sama “Ya Allah karuniakanlah kepada kami keturunan yg soleh solehah…” Dan aku menjawab “Amin…” dengan menahan airmata jatuh. Dulu sempat sampe karena gak tahan terharu, tumpahlah airmata ini…hahaha India bgt yaaah? Karena hampir setiap hari hanya itu yg kami panjatkan….

Dan… alhamdulillah penantian itu uda berakhir, tidak ada lagi saling curiga, dan berganti dengan penantian lainnya. Si baby, tumbuh sehat, lengkap, normal, dan soleh-solehah. Dan doa kami sekarang berganti ” Ya Allah terima kasih atas karunia dan kepercayaan yang telah Engkau berikan..” Kali ini aku menjawab ” Amin..” dengan tersenyum.

Setelah itu, malam sebelum tidur, kepikiran seneeeeng bgt. Aku bilang “Terima kasih ya Kung uda ngasih Dinda baby.” “Sama Kung juga terima kasih ya Dinda..” Hahaha India-indiaan gitu ceritanya. Malu bgt..

Kurang 3 bln lagi, tapi rasanya uda lama bgt my baby ngendon di perut bunda…=) Sehat2 ya nak… Bunda gak peduli laki2 perempuan, bagi ayah-bunda sama, yang penting sehat jasmani rohani, cerdas, tanpa kurang apapun… Amin…

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s