Penghilangan Tar secara Fisika

2. Penghilangan Tar secara Fisika

Tar paling sering dihilangkan dari aliran gas dengan pendinginan produk gas sehingga tar terkondensasi menjadi tetesan aerosol dan kemudian menghilangkan aerosol tersebut menggunakan teknologi yang sama digunakan untuk menghilangkan partikulat. Teknologi ini termasuk wet scrubber, electrostatic precipitators, atau siklon. Partikulat dihilangkan secara terpisah dari tar. Meskipun dimungkinkan untuk menghapus keduanya secara bersamaan, kondensasi tar yang lengket pada permukaan partikulat dapat menyebabkan plugging dan fouling peralatan gas pengkondisian.[1]

 Wet scrubber

Wet scrubber mengumpulkan tar melalui tetesan air. Tar dan air mengalir menuju demister atau decanter dan tar terpisah dari fase cair. Penggunaan air dalam gas scrubber memerlukan suhu di pintu keluar berada di kisaran 35,60 °C. Penelitian menggunakan minyak sebagai cairan scrubber dalam sistem biomassa juga telah dilakukan, tetapi rancangan ini tidak masuk melewati tahap perkembangan eksperimental (Bridgwater, 1995).

Desain scrubber yang sering digunakan yaitu, spray towers, impingement scrubbers, baffle scrubbers, and venturi scrubbers. Mekanisme dasar pada spray tower atau scrubber terbagi menjadi tiga yaitu:

  1. Impaction

Partikel besar yang bergerak yang menuju target memiliki massa, dan oleh karena itu menghasilkan momentum, yang menyebabkan masing-masing partikel begerak lurus menuju target.  Partikel meninggalkan garis streamline karena dibelokkan untuk menggeser target. Massa partikel yang lebih besar, akan bergerak lurus. Perbedaan velocity antara partikel dan target bertambah, partikel akan menambah momentum dan akan terbawa oleh target.

  1. Interception

Mekanisme interception terjadi pada partikel dengan diameter antara 0,1 – 1 μ yang dibawa oleh aliran gas streamline secara sukup dekat ke permukaan target dengan menyentuh target. Partikel ini tidak memiliki inersia yang cukup untuk meninggalkan di aliran gas dan terbawa dengan streamline. Beberapa gas akan mengalir sangat dekat dengan partikel.

Interception mekanismenya relatif lemah untuk pengumpulan partikel disbanding dengan impaction dan diffusion. Kebetulan bahwa alur streamline dan partikel dekat dengan target. Karena ukuran partikel sulit untuk dikumpulkan dibandingkan partikel lebih besar dan lebih kecil.

  1. Diffusion

Diffusion sangat kecil, partikel submicron adalah menghasilkan gerakan Brownian. Partikel ini sangat kecil dengan massa yang sangat kecil dan jumlah tubrukan dengan molekul udara rendah. Tubrukan acak dengan molekul udara menyebabkan terpelanting. Bergerak dari satu gas streamline ke berikutnya gerakan acak. Jika waktu tidak diijinkan dan jika jarak target kecil, kemudian difusi dapat menjadi mekanisme pengumpulan yang efektif. Oleh karena itu alas an fabric filter baghouses dapat efektif untuk mengumpulkan partikel submicron.

Gambar 1. Mekanisme pengumpulan tar secara fisika

Berbagai macam desain scrubber yang tersedia termasuk spray tower, impingement scrubber, scrubber baffle, dan venturi scrubber. Hubungan antara kompleksitas dan efisiensi dari scrubber bervariasi seperti ditunjukkan pada Tabel 5 wet scrubber telah digunakan secara ekstensif dalam oven kokas dan industri pengolahan gas.

Tabel 5 Jenis wet scrubber dan ukuran partikel yang terkumpul

Pressure Drop, cm water

Particle size (μm) for 80% collection

Spray Tower

1.5 – 4.0

10

Impingement

5 – 125

1 – 5

Packed Bed

5 – 125

1 – 10

Venturi

10 – 250

0.2 – 0.8

Efisiensi penghilangan tar secara fisika dengan wet scrubber dengan berbagai jenis wet scrubber. Tabel 6 menunjukkan efisiensi penghilangan tar dalam sistem gasifikasi biomassa.

Tabel 6 Efisiensi penghilangan tar dalam sistem gasifikasi biomassa[2]

Technology

Tar removal efficiency

Spray tower

11 – 25% heavy tars

40 – 60% PAH

0 – 60% phenolics

Spray tower

29% heavy tars

Venturi scrubber

50 – 90 % not given

Venturi and spray scrubber

83 – 99 % condensable material

Venturi +cyclonic demister

93 – 99 % condensable organics

Tabel 7 Suhu operasi bermacam-macam tipe filter[3]

No. Tipe Filter Temperatur (oC)
1 Sand bed filter 10-20
2 Wash –tower 50-60
3 Rotational atomizer < 100
4 Wet electrostatic precipitator 40-50
5 Fabric filter 130
6 Rotational particle separator 130
7 Fixed bed tar adsorber 80
8 Catalytic tar cracker 900

Tabel 8 Efisiensi pengumpulan partikel dari bermacam-macam filter dengan ukuran partikel yang berbeda

No. Tipe Filter

Ukuran partikel (μm)

0,1

0,5

5

20

50

100

1 Cyclone 4 92 97
2 Electrostatic precipitator 97 93 98 99
3 Venturi scrubber 1 98 99.5 99.9
4 Fabric filter 99.2 99.5 99.9

Tabel 9 Kapasitas penghilangan tar dengan tipe filter yang berbeda

No

Tipe Filter

Pengurangan tar (%)

1 Sand bed filter 50-97
2 Wash –tower 10-25
3 Rotational atomizer 50-90
4 Wet electrostatic precipitator 0-60
5 Fabric filter 0-50
6 Rotational particle separator 30-70
7 Fixed bed tar adsorber 50
8 Catalytic tar cracker >95
  1. Cyclonic Spray Scrubbers

Cyclonic scrubber umumnya perangkat energi rendah sampai menengah, dengan penurunan tekanan dari 4 sampai 25 cm (1,5-10 in) air. Desain yang tersedia secara komersial termasuk scrubber siklon irigasi dan scrubber siklon semprot. Dalam siklon irigasi (Gambar 1), gas yang masuk di dekat bagian atas dari scrubber ke dalam semprotan air. Gas buang dipaksa untuk berputar ke bawah, kemudian mengubah arah, dan kembali ke atas dalam aliran spiral. Tetesan yang dihasilkan menangkap polutan, pada akhirnya dilemparkan ke dinding samping, dan membawa keluar dari kolektor. Gas yang bersih keluar melalui bagian atas ruangan.

Semprot siklon scrubber (Gambar 1) memaksa gas buang sampai melalui ruang dari tangensial bawah. Cairan disemprotkan dari nozel pada manifold diarahkan ke dinding ruang dan melalui gas buang berputar-putar. Seperti dalam siklon irigasi, cairan menangkap polutan, diarahkan ke dinding, dan keluar. Gas yang sudah bersihkan ke arah atas, keluar lurus melalui baling-baling di bagian atas ruangan.

Gambar 2 Irrigated cyclone scrubber/ scrubber siklon irigasi

Gambar 3 Cyclonic spray scrubber

Pengumpulan Partikel

Cyclonic spray scrubber lebih efisien daripada spray tower tapi tidak seefisien venturi scrubber, dalam menghilangkan partikel-partikel dari aliran gas buang. Partikel yang lebih besar dari 5 μm umumnya dikumpulkan oleh impaksi dengan efisiensi 90%. Dalam spray tower sederhana, kecepatan partikel dalam aliran gas buang rendah: 0,6 sampai 1,5 m / s (2 sampai 5 ft / detik). Dengan membuat aliran gas buang tangensial ke dalam ruang semprot, scrubber siklon meningkatkan kecepatan gas buang (demikian pula, kecepatan partikel) sekitar 60-180 m / s (200 sampai 600 kaki / detik). Kecepatan dari spray liquid dari dua alat ini sama. Kecepatan gas buang dari kira-kira 60 sampai 180 m / s sama dengan alat venturi scrubber. Namun, scrubber siklon tidak seefisien venturi karena tidak mampu menghasilkan derajat turbulensi yang sama.

Pengumpulan Gas

Kecepatan gas buang yang tinggi melalui alat ini mengurangi waktu kontak gas dengan liquid, sehingga mengurangi efisiensi penyerapan. Spray scrubber siklon mampu secara efektif menghapus beberapa gas, namun alat ini jarang dipilih untuk penghilangan polutan gas.

Masalah Pemeliharaan

Masalah perawatan utama pada cyclonic scrubber adalah sumbatan pada nozzle dan korosi atau erosi dinding sisi tubuh siklon. Nozel memiliki kecenderungan tersumbat partikel yang berada dalam recycled liquid atau partikel yang di aliran gas buang. Solusi terbaik adalah dengan memasang nozel yang dengan mudah untuk dibersihkan atau dihilangkan. Karena kecepatan gas yang tinggi, erosi dinding siklon juga dapat menjadi masalah. Bahan tahan abrasi dapat digunakan untuk melindungi tubuh siklon, terutama pada inlet.

Ringkasan

Tabel 10 Karakteristik scrubber siklon[4]

  1. Mobile-Bed Scrubbers

Mobile Bed Scrubber juga disebut moving bed. Mobile-bed scrubber yang mirip dengan packed tower. Namun, bukan memiliki packing diam, seperti packed tower, yang menggunakan bed dalam gerakan konstan. Aliran gas menyediakan energi untuk menjaga packing dalam gerakan, sementara pada saat yang sama, cairan disemprotkan di packing. Mobile-bed scrubber dapat diklasifikasikan sebagai flooded atau terfluidisasi, tergantung pada tingkat gerakan packing. Dalam membanjiri bed scrubber, packing lembut bergerak dan berputar, sedangkan di scrubber terfluidisasi, packing mengendap, atau fluidisasi dalam bed.

Mobile-bed scrubber dikembangkan untuk menyediakan transfer massa yang efektif (penyerapan) karakteristik menara packed dan plate, tanpa masalah sumbatan. Packing yang dibasahi mempunyai area yang luas untuk kontak gas-ke-cair, menimbulkan absorption. gerakan ini membersihkan tempat bed dari setiap partikel disimpan. Alat ini efisiensi penghilangan yang baik untuk baik partikulat maupun polutan gas.

Flooded bed scrubber (Gambar 3) bagian berisi packing mobile (bola) dengan kedalaman 10 sampai 20 cm (4 sampai 8 inci). Bola biasanya terbuat dari plastik, namun bisa juga terbuat dari kaca atau marmer. Aliran gas buang masuk dari bawah sementara cairan yang disemprot dari atas atau bawah packing.

Gambar 4 Flooded-bed scrubber

Gelembung terbentuk di bed membuat lapisan buih di atas bed sekitar dua kali tinggi bed itu. Lapisan busa turbulen memberikan luas permukaan untuk menyerap polutan gas dan menghilangkan partikel halus. Karena kecepatan gas yang tinggi, entrainment pemisah diperlukan untuk mencegah butiran air terikut.

Fluidized bed-scrubber mirip dengan Flooded bed scrubber, kecuali untuk tingkat gerakan packing. Dalam scrubber fluidized-bed, kecepatan gas buang (1,8-4,8 m / s, atau 6 sampai 16 ft / detik) cukup tinggi untuk menjaga bed dalam gerakan konstan di antara grid yang lebih rendah dan atas. Packing terbuat dari polypropylene atau polyethylene berbentuk bola plastik yang berongga, menyerupai bola pingpong. Tinggi packing biasanya 0,3-0,6 m (1 sampai 2 ft) tebal dengan zona buih sekitar 0,6 m (2 ft) tebal di atas packing. Saat digunakan sebagai penyerap gas (absorpsi), disebut sebagai turbulent-contact absorbers (TCA).

Gambar 5 Fluidized-bed scrubber

Pengumpulan Partikel

Dalam mobile bed scrubber, partikel dapat dikumpulkan di tiga tempat. Pertama, semprotan digunakan untuk menghilangkan partikel kasar di inlet bawah bed. Partikel juga ditangkap pada permukaan packing yang terbasahi. Akhirnya, partikel kecil ditangkap olah buih atau busa, lapisan di atas bed. Alat ini umumnya digunakan untuk menghilangkan partikel dengan diameter 2 sampai 3 μm. Penurunan tekanan dalam mobile bed scrubber dari rentang 5 sampai 15 cm (2 sampai 6 inci) air per packing.

Pengumpulan Gas

Mobile-bed scrubber mampu menghilangkani gas-polutan dengan efisiensi tinggi. Gerakan baik gas di sekitar packing dan disemprot terus-menerus menyediakan waktu pencampuran liquid dan kontak yang sangat baik agar terjadi penyerapan. Mobile-bed scrubber mempunyai efisiensi yang sama sebagai packed dan plate tower tanpa adanya masalah sumbatan.

Mobile-bed scrubber telah digunakan untuk menghilangkan SO2 dari gas buang boiler menggunakan kapur atau slurry batu kapur yang diinjeksi sekitar 8 L/m3 (60 gal/1000 ft3) dari gas buang. Bila untuk menghilangkan partikel diinjeksikan sekitar 0,4 L/m3 (3,0 gal/1000 ft3).

 

Masalah Pemeliharaan

Mobile-bed scrubber dirancang untuk meminimalkan masalah sumbatan dan kerak air melalui gerakan konstan dari packing berbentuk bola. Namun, masalah  terjadi pada inlet scrubber atau pada grid packing. Penumpukan kerak air dapat menyebabkan distribusi aliran udara yang tidak merata melalui bed. Hal ini mengakibatkan aliran udara pada beberapa daerah packing bed memiliki kecepatan gas yang tinggi, sedangkan kecepatan gas di daerah lain jauh lebih rendah. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan efisiensi alat dan akumulasi cairan yang berlebihan. Mengatur semprotan inlet dapat memecahkan masalah ini. Seperti halnya sistem semprot, nozel juga dapat menjadi masalah besar dalam pemeliharaan. Pemeliharaan nozzle menjadi perhatian khusus dalam untuk bahan lime (kapur) atau limestone karena dari jumlah padatan banyak dalam liquid daur ulang.

Kerusakan bola juga bisa menjadi masalah. baik bola plastik atau marmer yang mampu menahan suhu tinggi. Kerusakan bola yang saling menggesek satu sama lain juga dapat menjadi masalah. Bola kaca umumnya dapat menahan kondisi abrasif, sedangkan bola plastik tidak bisa, sehingga mereka cepat aus.

 

Ringkasan

Tabel 11 Karakteristik mobile-bed scrubbers[5]

 

  1. Baffle Spray Scrubbers

Gambar 6 Baffle Spray Scrubbers

 

Pengumpulan Partikel

Alat ini digunakan untuk menghilangkan partikel lebih besar dari diameter 10 μm. Namun, mereka kan cenderung menimbulkan plug atau korosi jika konsentrasi partikel pada aliran gas buang tinggi.

Pengumpulan Gas

Meskipun perangkat ini tidak khusus digunakan untuk menghilangi polutan gas, tapi mampu menyerap gas karena luas permukaannya yang basah.

Ringkasan

Alat ini paling sering digunakan sebagai precleaners untuk menghilangkan partikel besar (diameter > 10 μm). Penurunan tekanan di scrubber penyekat biasanya rendah, begitu juga dengan efisiensinya. Masalah pemeliharaan yang minimal. Masalah utama adalah penumpukan padatan pada baffle. Tabel merangkum karakteristik operasi dari baffle scrubber spray.

Tabel 12 Karakteristik mobile-bed scrubbers[6]

 

  1. Mechanically Aided Scrubbers

Selain menggunakan semprotan cairan atau aliran gas buang, sistem scrubbing dapat menggunakan motor untuk pasokan energi. Motor menjalankan rotor, kemudian menghasilkan tetesan air untuk menghilangkan gas dan partikel. Sistem yang dirancang dengan cara ini memiliki keuntungan yaitu membutuhkan ruang kecil dari scrubber lain, tetapi mereka secara keseluruhan kebutuhan listrik cenderung lebih tinggi dari scrubber lain dengan efisiensi sama. Kerugian daya yang signifikan terjadi pada menjalankan rotor. Oleh karena itu, tidak semua daya yang digunakan dikeluarkan untuk gas-cair kontak.

Scrubber-fan sentrifugal dapat berfungsi baik sebagai penggerak udara dan alat pengumpul. Gambar menunjukkan sistem dimana air disemprotkan ke bilah kipas bergerak secara cocurrent (searah) dengan gas buang. Beberapa gas polutan dan partikel dihilangkan pada saat melewati semprotan. Tetesan air maka menabrak pisau/bilah kipas tetesan menjadi lebih kecil sehingga untuk kontak lagi. Penghilangan juga dapat terjadi pada film cairan yang membentuk pada bilah kipas. Pisau berputar memaksa cairan dan partikel dikumpulkan dari pisau.

Tetesan cairan yang terpisah dari aliran gas karena gerak sentrifugal. Tidak ada kerugian tekanan terjadi di internal scrubber, namun daya yang hilang setara dengan penurunan tekanan 10,2-15,2 cm (4 sampai 6 inci) dari air karena efisiensi blower rendah.

Gambar 7 Centrifugal-fan scrubber

Mechanically aided scrubber, diinduksi-semprot, terdiri dari sebuah rotor berputar dalam kolam cairan. Rotor berputar menghasilkan semprot tetesan halus. Dengan gerakan gas proses melalui spray, partikel dan polutan gas kemudian dapat dihilangkan. Gambar menunjukkan scrubber diinduksi-semprot yang menggunakan sebuah rotor vertikal-semprot.

Gambar 8 mechanically aided scrubber

Pengumpulan Partikel

Mechanically aided scrubber efisiensi pengumpulan tinggi untuk partikel dengan diameter dari 1 μm atau lebih. Namun, mencapai efisiensi yang tinggi ini biasanya membutuhkan input energi yang lebih besar dibandingkan dengan scrubber lain yang beroperasi pada efisiensi yang sama. Alat ini, sebagian koleksi partikel terjadi dalam tetesan cairan yang terbentuk oleh pisau berputar atau rotor.

Pengumpulan Gas

Mechanically aided scrubber umumnya tidak digunakan untuk penyerapan gas. Waktu kontak antara gas dan fasa cair yang sangat pendek, membatasi penyerapan. Untuk menghilangkan gas, dapat jauh lebih baik per unit energi dikonsumsi

Masalah Pemeliharaan

Seperti dengan hampir perangkat apapun, penambahan bagian yang bergerak mengarah ke peningkatan potensi masalah pemeliharaan. Mechanically aided scrubber memerlukan biaya pemeliharaan lebih tinggi dari sistem lain kolektor basah. Bagian yang bergerak sangat rentan terhadap korosi dan fouling. Selain itu, bagian yang berputar tunduk terhadap getaran yang disebabkan kelelahan atau keausan, menyebabkan mereka menjadi tidak seimbang. Bahan tahan korosi untuk scrubber ini adalah sangat mahal, karena itu, perangkat ini tidak digunakan dalam aplikasi dimana korosi atau bahan lengket dapat menyebabkan masalah.

 

Ringkasan

Mechanically aided scrubber telah digunakan untuk mengontrol aliran gas buang yang mengandung partikel. Mereka memiliki keunggulan yang lebih kecil daripada sistemscrubber lain, karena kipas dimasukkan ke scrubber. Selain itu, rasio. cair ke gas rendah Kelemahannya yaitu pemeliharaan umumnya dengan persyaratan tinggi, efisiensi penyerapan rendah, dan biaya operasi yang tinggi. Kinerja karakteristik mechanically aided scrubber diberikan dalam Tabel 13.

Tabel 13 Karakteristik mobile-bed scrubbers[7]

Electrostatic precipitatorsbasah [8]

Electrostatic precipitators basah dapat digunakan untuk menghapus tar dari aliran gas produk. Penghilangan tar didasarkan pada prinsip yang sama seperti penghilangan partikulat, dengan ionisasi droplet (tetesan) tar diikuti oleh migrasi dari droplet terionisasi ke titik pengumpulan muatan. Untuk pengumpulan tar, desain kawat dan tabung yang lebih disukai untuk elektrostatik precipitator daripada kolektor tempat yang digunakan untuk partikulat. Permukaan kolektor dicuci terus menerus untuk menghapus komponen tar. Teknologi ini dapat beroperasi sampai sekitar 150 ° C, tetapi dimungkinkan beroperasi pada suhu yang lebih rendah untuk menghilangkan tar untuk menghindari penguapan tar.

Electrostatic precipitators sangat efisien dalam menghilangkan baik tar maupun partikulat dari aliran gas, dan dapat menghapus hingga 99% bahan dengan diameter di bawah 0,1 μm. Teknologi ini matang dan tersedia secara komersial untuk berbagai aplikasi. Penggunaan sistem ini dengan gasifiers biomassa skala besar masih jarang. Modal yang tinggi dan biaya operasi dari sistem ini menjadi hambatan utama. Tes dengan electrostatic precipitators juga telah diselesaikan dalam sistem skala kecil (Hasler, et al, 1997), tetapi kesulitan operasional ditemui.

Barrierfilter

Barrier filter dari berbagai jenis telah digunakan dalam sistem gasifikasi biomassa untuk penghilangan tar. Tar ditangkap oleh pelampiasan dari aerosol terkondensasi pada permukaan filter. Karena dalam bentuk cair, tar adalah lebih sulit untuk menghilangkan dari permukaan filter dari kering partikulat. Masalah menghilangkan tar dari permukaan filter diperparah ketika terdapat partikulat karena filter cake yang dihasilkan tidak dapat dengan mudah dibersihkan dari permukaan filter. Perbedaan karakteristik membuat filter penghalang kurang cocok untuk tar removal daripada penghilangan partikulat. Barrier filter termasuk filter kantong kain dan filter gas panas yang kaku terbuat dari logam atau keramik umumnya tidak sesuai untuk penghilangan tar dalam sistem gasifikasi biomassa. Akumulasi tar pada permukaan filter menyebabkan sumbatan.

Packed bed filter telah digunakan oleh banyak skala kecil gasifikasi biomassa fasilitas untuk menghilangkan tar, dan beberapa penelitian baru-baru ini telah dilakukan pada packed bed filter. Bahan kemasan telah memasukkan chip kayu serbuk gergaji, gabus, dan pasir. Sedangkan packing filtrasi cukup memadai untuk menfilter tar, namun juga menimbulkan masalah operasional terkait untuk membersihkan filter dan pembuangan limbah. Filter ini mungkin cocok untuk sistem kecil yang beroperasi di lokasi terpencil di mana tenaga kerja murah, tetapi mereka tidak yang dimasukkan ke dalam desain untuk skala besar fasilitas komersial karena operasional dan pertimbangan biaya.

Siklon filter

Siklon filter dan gaya sentrifugal pemisah lainnya juga teknologi mekanis yang potensial dapat digunakan untuk menghilangkan tar. Teknologi ini beroperasi pada prinsip yang sama untuk menghilangkan partikulat, menggunakan gaya sentrifugal untuk memisahkan padatan dan aerosol dari gas. Contoh termasuk siklon, u-tabung, atau pemisah pusaran. Teknologi yang terbaik cocok untuk menghilangkan bahan-bahan yang lebih besar, biasanya yang dengan diameter dari 5 μm atau lebih besar.

Dalam prakteknya, siklon dan pemisah sentrifugal yang terkait tidak digunakan untuk menghilangkan tar disistem gasifikasi biomassa. Kombinasi dari partikulat dan tar yang lengket dalam aliran gas menciptakan deposisi material pada permukaan siklon yang sulit untuk menghilangkan dalam operasi normal. Bahkan jika partikulat telah dihilangkan sebelum kondensasi tar, siklon efektif untuk menghilangkan tar aerosol berdiameter kecil yang mencakup material di bawah 1 μm. Sebagai Hasilnya, siklon bukan cara praktis untuk menghilangkan tar dari gasifikasi biomassa baku produk.

-galz-

[1] Don J. Stevens. August 2001. Hot Gas Conditioning:  Recent Progress With Larger-Scale Biomass Gasification Systems. NREL/SR-510-29952

[2] Don J. Stevens. August 2001. Hot Gas Conditioning:  Recent Progress With Larger-Scale Biomass Gasification Systems. NREL/SR-510-29952

[3] Nikola Sundac. Catalytic Cracking of Tar from Biomass Gasification. Department of Chemical Engineering,, Lund University, P. O. Box 124, SE-221 00 Lund, Sweden

[4] Lesson 6. Combination Devices – Liquid-Phase and Gas-Phase Contacting Scrubbers

[5] Lesson 6. Combination Devices – Liquid-Phase and Gas-Phase Contacting Scrubbers

[6] Lesson 6. Combination Devices – Liquid-Phase and Gas-Phase Contacting Scrubbers

[7] Lesson 6. Combination Devices – Liquid-Phase and Gas-Phase Contacting Scrubbers

[8] Don J. Stevens. August 2001. Hot Gas Conditioning:  Recent Progress With Larger-Scale Biomass Gasification Systems. NREL/SR-510-29952

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s