Remunerasi(do)

Tau gak artinya remunerasi itu apa? Remunerasi itu tunjangan tambahan yang diberikan atas kinerja lebih, berupa gaji, honor, dll intinya uang..

* Yuuuks mari cari di mbah google:

Remunerasi adalah imbalan kerja yang dapat berupa gaji, honorarium, tunjangan tetap, insentif, bonus atas prestasi, pesangon, atau pensiun. Bagi Pegawai Negeri, remunerasi berarti imbalan kerja di luar gaji.  (http://www.wikiapbn.org/artikel/Remunerasi)

Sudah jelaskan kalau itu imbalan untuk kinerja lebih baik. Gue belum yakin juga, menurut gue, gak usah pakai acara remun2, kalau mau menaikkan gaji langsung saja, tidak perlu pakai imbalan di luar gaji. Karena ternyata imbalan tersebut dinilai dari absensi. Sodara2.. Hehe..

*kalau begini namanya “remun’e ra sido” (hehe.. roaming ya? maksudnya remun-nya gak jadi!)

Mengapa? Menurut hemat gue, ini kurang melingkupi kinerja. Gue bisa aja dong masuk tepat waktu (teng go..), trus di kantor gue seliweran gak jelas, garuk2 tembok, tidur di sofa, dll. *sebenernya gue ini apa sih? kok ciri2 kaya kucing. Sama temen gue yang kerja keras sampe bercucuran darah. Dinilai sama dan dapat imbalan sama, apa gak ngenes tuh? Gue cuman berdoa saja semoga imbalan tersebut dihargai dengan semangat untuk berubah mempunyai kinerja yang lebih baik lagi.

Gue sampe sekarang paling males kalau disuruh absen tepat waktu, karena males antriannya booow… Uda kaya KRL rangkaian panjang, uda gitu ada 3 lajur lagi. Gue siasatin pulang lebih awal 5 menit, gue juga mikir kalau gue ikutan antri bisa semakin panjang. Yah ngalah lah. Dan gilanya lagi yang lain uda pada ngatri di depan finger print, tapi gak mau absen dulu sebelum jam 16.00 Teeeng!!!

Nah, berarti kinerjanya adalah menunggu jam pulang di finger print pas jam 16.00. Kalau gue ogah lah ngantri macam begitu. Biarlah seperti ini adanya. Padahal gue datang ke kantor jam 7-an. Tapi sayangnya kelebihan itu gak terhitung. Gue menurut pakem aja, pekerjaan gue yang penting beres, terserahlah absensi gue, cuma kurang 5 menit dari waktu yang ditentukan (padahal gue datengnya pagian kalo dihitung sih bisa pas 8 jam tapi lebihnya pagi gak dihitung, adil gak tuh?). Kan ada juga yang kerja full time 8 jam, tapi pekerjaan gak beres, nah lhoo??

Daaan ada yang lebih gilak lagi, kemarin waktu gue uda absen dulu, ada pegawai yang lari menuju absensi. Jadi dia uda turun lebih dulu buat naruh tas di bus jemputan (*biasanya memang ngejib tempat sesuai selera), baru deh lari2 balik ke kantor untuk absen. Gilak gak tuh?? Uda turun lift 30 menit yang lalu kali ya.

Wah 30 menit sebelum pulang, gue masih kerja tuh, ini inu..ini inu…ini inu… jam 15.55 turun. Jadi gak ada waktu sisa buat ngantri, atau buat naruh tas ke jemputan.

Harapan gue semoga ada spare waktu untuk masuk dan pulang, karena sekali lagi, bukan pekerjaan pabrik yang memang rupiah per detik. Tapi kinerja yang tercapai.

Dan imbalan yang pantas gunakan dengan sepantasnya, semoga selalu berkah.

Amin.

3 Comments

  1. helloo sekotheng..
    udaahhh, jangan kebanyakan garuk sofa atau dinding.. garukin punggung gw aj gimana, gatelll niii xi3 *piss
    mudah2an aja dengan cairnya si ‘gelondongan’, ke depan kantor kita jadi lebih baik. dimulai dengan absensi yang leih ketat, kinerja juga men-cetarr! semoga!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s