life, die with krl

Ini sama seperti aku yg tergantung sama krl (komuter line) jurusan serpong-tanah abang. Sedihnya, kemarin 9 Des 2013 telah terjadi kecelakaan kereta api menabrak truk tangki LPG, dan sudah pastinya terjadi pula kebakaran.

Sering aku dan suami lewat daerah situ memang selalu ramai karena merupakan titik meeting point dari berbagai arah dan anehnya tidak ada peraturan yg mengatur Lalu lintas daerah itu. Sebaiknya ada rambu lalu lintas paling gak traffic light,  atau ada aturan yang menutup beberapa jalan kecil yg tidak boleh lewat dari berbagai arah.

Tapi ya sudah terjadilah kecelakan kereta lagi, sehingga menyebabkan lalu lintas macet total di daerah tsb. Kecewanya lagi, mengapa pt.k*I tidak berusaha jujur terbuka dalam hal informasi keberangkatan. Kmrn sore berita di tv, ‘kereta akan kmbali normal besok pagi’. Kenyataannya, banyak penumpang krl yg tertipu.

Sebelumnya juga begitu, kadang kita menunggu lama di stasiun, tanpa ada penjelasan kenapa terlambat,dll. Ah sudah lah.. memang kita tidak pernah serius melakukan sesuatu dan memberikan pelayanan optimal. Mungkin kalau kita serius melakukan apapun keadaan akan lebih baik.

Yuuks mari, skr aku sedang naik angkot mencoba menempuh jalan darat dg bus. Ini sang sopir sedang asiik berdangdut koplo.. “jug ijag ijug ijag ijug.. kereta Berhenti”

Hari ini, tgl 11 Desember 2013 KRL kembali beroperasi. Alhamdulillah, walaupun tidak seperti biasa, kecepatan masih sekita 20 – 40 km/jam tapi penumpang cukup interest dan kembali menggunakan kereta. Takjub, ternyata memang KRL adalah solusi transportasi massa untuk masa depan. Kelihatannya kereta api sudah mulai mengarah yang lebih baik, sudah tidak ada kaki lima, lebih tertib, dan lebih nyaman dari sebelumnya. (kenyamanan seseorang relatif ya..ini “sebelumnya”)

Terus berkarya dan berkembanglah Kereta Api Indonesia, mungkin suatu saat bisa menandingi kereta Jerman (DB Bahn) (cuma kereta ini yg pernah dicoba penulis di negara lain..hehe ).

Amiin..

1 Comment

  1. Saya termasuk penggemar kereta api loh. Mudik ke kampung halaman pun pilih naik kereta. Selain di dalamnya lebih leluasa ketimbang bis, bisa dibilang waktu tibanya pun lebih pasti. Nyaman lah! KRL juga favorit banget deh. Pengalaman selama ini, jurusan Bekasi-Kota sih nggak pernah ada masalah. Lancaarr. Penuh banget sih iya, kalau jam pergi-pulang kantor. Tapi gak masalah lah! Selama badan fit. Seandainya ada jurusan langsung Bekasi-Serpong.. #berkhayal…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s