Wonderful Lauda Kőnigshofen..(Euro Trip II)

Lanjut nih yaa… Mumpung lagi insomnia (Lagi!!) ini bagian ii dari Euro Trip.

1 Desember 2013

Maskapai penerbanganku, Etih*d, dan ada transit di Abu Dhabi. Perjalanan dari Jakarta (Soe Hat) menuju Abu Dhabi sekitar 7 jam kurang. Berangkat dari Soehat jam 18.00 sore, lumayan boring juga di pesawat, tapi, tapi, Etih*d ada personal LCD (movies, songs, flight, maps, dan Al Quran juga ada). Nonton Before Sunrise -nya Ethan Hawke dan Julie Delpy, tapi gak seru sama sekali, udah gak ada subtittlenya pakai bahasa Inggris pula. Alamaak! Jadi ceritanya dua sahabat yang bertemu lagi setelah 9 tahun berpisah dan mereka pernah berjanji untuk bertemu di Vienna, tapi janji itu tidak ditepati. (Ini bukan adegan lho ya, cuma dari pembicaraan doang, film dg biaya produksi murah~ngobrol terus dari awal sampe akhir.hehe..) tapi heran di IMDb dapat nilai 8. Jadi penasaran, mungkin saja karena aku gak bisa bahasa Inggris ya dengerin obrolannya jadi sakit..hehe.. 20 menit setelah film itu, ganti dengan Despicable Me II yg unyu2 banget minions – nya… ceritanya bagus tapi kurang seru sedikit..(halah!) Ceritanya, Gru direkrut jd mata-mata oleh Anti Villian League untuk menghentikan kriminal. Di situlah Gru bekerja sama dengan Lucy sebagai partner agen. (sedikit mudah ditebak, akhirnya suka, jadian, menikah, misi menghentikan penjahat selesai tuntas), tapi animasinya baguus..Jooss!

Gak terasa setelah selesai nonton film itu, tertidur, bangun2 sudah kurang 1 jam perjalanan, eh dapat makan lagii.. asiik dapat lah sandwich isi ayam, hangat yummy… Sampai ke Abu Dhabi jam 22.45 malam. Eh pesawat delay 1 jam..mabook deh, di Bandara sempet 4 jam cengur. Tidur juga gak nyaman, mau makan juga gak laper. Akhirnya jam 3.10 kami terbang menuju Bandara Frankfurt (Jerman). Sudah gak bisa tidur, ntn film lagi, kali ini Now You See Me (2013), aku suka tokoh agen FBI-nya Mark Ruffalo sebagai Dylan Rhodes, Hulk yang keren.hehe.. Ceritanya tentang pesulap dan mentalist yang tergabung dalam 1 grup, dan terindikasi mencuri uang di sebuah bank Paris, Perancis. Setelah itu, agen FBI memburu mereka tapi selalu gagal. Antara percaya magic dan reality. Seruu banget deh, tapi kok ya di IMDb nilainya 7.3? Gak salah?

2 Desember 2013

Tak terasa pagi menjelang, berada di pesawat sekitar 6 jam dari Abu Dhabi ke Frankfurt dan sampai di Frankfurt pukul 10.15 waktu Frankfurt. Sesampainya di Frankfurt, kami mengendarai shuttle bus menuju terminal 1 Frankfurt Flughafen (st. Kereta api khusus bandara), bener2 efisien sekali transportasi di sini. Kita tidak perlu jauh2 jalan/menuju transportasi lain. Jd kadang stasiun gabung di dekat terminal. Keren bukan? Mungkin bisa kita adaptasi di sini, sehingga lebih praktis dan efisien. Misalnya st. Tanah Abang digabung dg bus way, jd satu tempat terminal transportasi. Ah, mimpi..

Selanjutnya menuju kota Lauda Kőnigshofen, sebuah kota kecil di tenggara Jerman. Termasuk wilayah Baden Wüttemberg,  Stuttgart.  Di st. Frankfurt flughafen, jgn dikira seperti st. umumnya di Indonesia, karena jarang sekali ada petugas yang mondar mandir. Di sana semua org sudah tertib dan displin, sempat kesulitan mencari tempat tiket dan petugas. Dan memang tidak ketemu sama sekali dg petugas kereta. Beruntungnya, aku dan temanku menemukan informasi sekaligus tempat penjualan tiket kereta. Akhirnya kami membeli 2 tiket menuju Lauda. Daan.. ternyata jurusannya itu ganti sodara2 menjadi Gerlachçheim (membaca saja aku sulit, apalagi ngucapinnya! Huahaha). Gilanya lagi, ganti peron pula, dan semua di papan informasi belum diinfokan bahwa kereta yg menuju Wűrzburg ganti peron 5. Sempet muter2 gak jelas 40 menit, luckily kita gak ketinggalan kereta.

Akhirnya kita sampai di st. Lauda sekitar pukul 13.15, setelah selamat juga transit di Würzburg.
Eh, pas browsing nemu ini st. Lauda pada tahun 1817, wedeeew..kita masih dijajah kali ya?? foto ini diambil dari (thanks to) wikipedia.

Lauda-1871

Setelah melihat foto st. Lauda masih tetap sama tidak berubah. Entah tahan lama, atau sudah direkonstruksi mendekati asalnya ya? Jadi memang terlihat kuno dan eksotik banget.

Alhasil, setibanya di st. Lauda, taxi gak ada, angkot kagak ada pula. Taapi, herannya, begitu kita turun di st. Lauda hal yang kita pikirkan adalah MAKAN SIANG.. Huahaha.. secara yaa, rasa lapar mengalahkan segala. Sebelumnya kita gak terlalu ngeh juga kalau mau naik apa ke hotelnya. Sebelumnya sudah tanya petugas di st. Dia bilang “ini jauh, tidak mungkin jalan kaki, jauhnya sekitar 5 km. Tapi bisa mencari taxi di depan.”

Sudah yakin dengan keberadaan taxi secara aman dan nyaman kita makan, luckily pas di depan st. Lauda ada kebap Turki2 gt lah. Langsung cap cus ke sana. Alhamdulillah halal (info dari penjualnya).  Setelah makan niih ya, baru bingung mau naik apa? Sebenarnya penjual baik, sudah mau memesan taxinya. Tapi mungkin karena kita salah sangka atau bagaimana ya kita uda selesai makan, langsung aja pergi dari kedai kebap itu. (Seingatku: dia bilang 25 menit lagi taxinya ada.)

Tapi ya dasar agak2 error (mungkin faktor lelah setelah seharian di perjalanan). Setelah itu, bingung dah, nunggu taxi kok gak ada ya? Uda 15 menit. Di situ sepi banget deh, kalau pun ada org ya cuman satu-dua  aja, trus jalannya cepet banget. Beruntung ketemu bapak-bapak tua lewat, kita tanya tapi kita juga gak terlalu ngerti ngomong apa. Lha bahasa Jerman..Huahaha… Cuma tau kalau hotelnya itu sekitar ±5 km, tidak mungkin jalan. (ini bahasa gesture saja)

Barulah berusaha telp taxi, taxi itupun juga bingung telpnya kemana ya? Mana gak langgangan internet lagi, jd bingung kan mau menghubungi orang gmn? Telepon umum juga gak keliatan batang telponnya. Di depan st. itu ada tempat wesel , kantor pos, dan travel agent jadi satu ruko gt. Kita antri, karena ternyata belum buka, heran juga sih kok ada mas2 berdiri di depan pintunya, ternyata blm buka doong. Padahal itu jam 14.00 waktu setempat. Tapi uda gak nanya2 lagi kenapa tutup. Setelah itu, langsung kita ke travel agent untuk memesan taxi. “Taxinya sekarang tidak ada. Kalau mau pesan taxi butuh waktu lama, kalian harus menunggu 1 jam lagi.” Kata bapak2 travelnya.

“Apaaa?!? Yaaaelaah, tau susah dapet taxi mbok ya tadi pesen taxi dulu yaa, trus makan siang.” Batinku.

Trus minta tolong telponkan hotelnya, tapi tidak terhubung. Kita gak enak yo, merepotkan bapak agen travel itu, akhirnya kita nanya telepon umum. Ternyata ada di depan kantornya sodara2.. Memang agak susah juga, telpon hotelnya, gak nyambung2. Akhirnya berhasil setelah beberapa kali mencoba. Telpon sana juga bingung no.nya yang dipakai yg mana, ternyata 4 angka belakangnya. Setelah nunggu 15 menit dengan udara dingin sekitar 3°C, sopir hotel datang. Alhamdulillah…

Memang… Jauuh hotelnya dan tidak ada kendaraan, gempor juga ya jalan kaki? Sepanjang jalan juga sepi dan ladang2 yang luas melintang. Mungkin di sana istilahnya kampunglah, tapi kampungnya bagus sih.

Kita menginap di Reb*nhof hotel, bintang 3. Lumayan.. Tapi setelah masuk kamar, wedeeew.. luas seperti apartemen, ada dapurnya juga lhoo.. Kita menginap di sana 1 hari, tepatnya 2 hari 1 malam.

Malam harinya, kita dijamu dinner oleh pihak Marketing dari supplier. Sebenarnya aku sudah curiga mau makan dimana (kota sepi dan tenang), excited banget. Ternyata dinner-nya di situ2 aja (di hotelnya).

Kemarin makan spaghetti khas German dengan daging rusa. Pas makan tuh baru inget ini halal gak ya? Mau gak dimakan gak enak uda pesen, kan ditraktir. Tapi kenyang juga, rasanya aneh (kurang bumbu), sauce-nya warna hitam. Waduuuh, jadi makin aneh kan.. Tapi spaghettinya enak agak kasar dan gak kenyal seperti spaghetti Italia yang aldente. Hehe..

Tapi karena setelah perjalanan selama 32 jam, rasa kantuk sangat mengganggu, karena uda very sleepy I am. Akhirnya mengundurkan diri, padahal waktu menunjukkan pukul 20.00 waktu Lauda.

Malam itu tanpa basa basi lagi kami tertidurr lelap karena keesokan harinya akan dijemput pihak perusahaan untuk “”Trraaaining”” (*ah jgn mengungkit masa lalu). Waktu sudah menunjukkan pukul 21.00 waktu Berlin dan sesungguhnya 03.00 WIB. Pantees uda gak nyambung ngomong ama bule2 tadi..(Huahaha bukan efek gak nyambung tapi efek bhs Inggris yang pas2an).

3 Desember 2013

On “the day” that the most important day on this trip, we got up earlier. We had a breakfast in hotel restaurant. Unfortunately, we were not really eating at all because of unknown ingredients of the food. Then, taking some picture in -3°C. After that, we were matching all outfits for a couple minutes and was trying to get impressed by exotic batik wear. Finally, we wore an Indonesian traditional fabric which is called batik sodara2…(hehe) also had the same motive pattern (even the same size actually) that we got for free from an International DME conference 8th.

Ternyata oh ternyata, kami harus langsung pergi dari hotel pagi itu juga. Kami baru tau setelah pihak supplier Jerman memberitahu bahwa akan langsung diantar ke st. Lauda. (Ooh C’mon!) Kami belum sepenuhnya menikmati Lauda Königshofen dengan ladang anggurnya. Tapi memang susah akses dari hotel ke tempat wisata tanpa mobil pribadi. Ya manut-manut aja. The worst thing is having a 3-hour meeting with the supplier. It was jokes, wasn’t it? But I couldn’t say anything because the supplier said that were all the best their can do for us because of lack information from Asia Marketing what we really want to know.

Tapi ya gimana lagi. We can’t spent all the trip with feeling guilty and disappointed, however enjoy the trip in the rest. Jam 12 tepat waktu Lauda kami diantar ke st. Lauda tanpa makan siang dulu, karena kereta 10 menit lagi datang. Perkiraan perjalanan 1 jam 10 menit. Kami akan kembali ke kota Würzburg stasiun dimana kita transit pertama kali. Stasiun selanjutnya, Würzburg Main Hbf, Haupfbahnhof.

Selamat datang di Wurzburg! =)

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s