curhatan di siang bolong

Hari ini seperti biasa datang ke kantor tanpa tau “Ada apakah?”. Selalu begitu kan? Hehe.. Memang sih saking bebasnya, kami bisa mengatur jam kita pastinya. Alhamdulillah pekerjaan tidak terlalu full time. Pagi2 saya dan kawan saya melihat Laboratorium di belakang kantor. Untuk mengecek GC (Gas Chromatography) apakah sedang trouble seperti yang dikatakan kemarin. Kemarin kami sedang memasang kapiler yang baru saja dibeli, untuk uji cobanya pihak distributor kolom kapiler tersebut mencoba menginstal kapilernya ke GC, tapi ada trouble sehingga dihentikan. Kemudian hari ini kami mencoba mengecek apakah trouble atau memang perlu teknisi untuk service. Hingga siang hari ini jam 13.00, diputuskan untuk memanggil teknisi yang akan datang minggu depan.

Di sela-sela pengecekan kami mengobrol banyak hal, jarang kami bisa mengobrol seperti itu karena kami berbeda bidang/divisi. Satu hal yang membuat cocok berbicara dengan kawan saya itu, yaitu tentang anak.

Sebagai urban mother memang tidak mudah, sembari bekerja juga sebagai ibu dan istri di rumah. Intinya adalah jangan sampai kita meninggalkan sesuatu yang berharga (anak) di rumah untuk suatu pekerjaan yang sia2.

Langsung menohok betul, memang itu yang saya rasakan. Suami saya juga pernah berpikir demikian. Apakah semua hal yang saya lakukan di luar rumah ini worth it dengan yang saya tinggalkan? Pertanyaan itu masih nyaring ditelinga saya.

Semoga kebaikan selalu menyertai kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s